Sabtu, 19 Februari 2011

Roller Coaster Day

Bismillahirahmanirrahim

Hari ini hari yang padat,alhamdulillah masih diberi kesibukan. Pagi hingga petang saya habiskan untuk meeting dengan EO Munas FKMPI,dan kejenuhan, deadlock, kami temui di sana. Organisasi itu menyenangkan yaa? kita bersatu padu memecahkan masalah hingga ga ada masalah yang ga ada solusi nya. Brilian!!!
 ga salah deh, Allah menyebutkan dalam AlQuran ;
Perbedaan pendapat adalah rahmat

Perdebatan seru terjadi disana, tapi waktu mengaharuskan saya untuk segera meninggalkan ruang meeting karena ada les b.inggris yang ga bisa absen (lagi). So, capcus laah ke tempat les. Seperti biasa, Jakarta Ibukota negara, lebih kejam daripada ibu tiri. Segala macam kejahatan dan kebaikan komplit ada disana. dari yang paling kejam hingga yang paling baik, pokoknya siiip lah kaya gado-gado. hati-hati teradap barang bawaan anda, waspada sama orang-orang disekitar. kalau gerak-geriknya mencurigakan sebaiknya dengan sangat sadar menghindar dari orang itu.

Dan, di dalem bis tumpah ruah orang2 yang berkeringat, bau nya semerbak bercampur dengan bau debu mobil yang 'uugh, begitu dehhh. Soo,sebaiknya menggunakan masker kalau pergi kemana-mana di jakarta. Really Recomended!!! yaa walaupun masker yang dijual abang-abang dijalan itu ga bisa menyerap gas-gas beracun kayak CO,CO2,N2O,NO2,NH3 de el el, tapi setidaknya bisa menahan debu-debu halus yang bisa masuk ke paru-paru.

*lohhh?ngalor ngidul gini yaah?back to the topic

yayaya..a litlle suprise, kelas saya kedatangan Mr.Tim, dia ini bule lucu yg suka ngelawak kaya di OVJ. Heyyy..He is really Funny!haha, dia masuk dengan materi tentang "Winning Of Life". kurang lebih membahas tentang kesuksesan. ada 7 faktor yang berpengaruh dalam pencapaiannya yaitu :
1.Love
2.Family
3.Friends
4.Health
5.Faith
6.Job For true love
7. money

itu akan saya bahas nanti, :)
 so, intinya...

Hari ini, semua kejadian memberikan perasaan-perasaan dan warna yang berbeda,setiap detiknya bisa berubah dari jenuh, tertawa, nerveous, cemburu, guility, shocked, seneng, terharu, yaa karena semuanya hari ini terasa begitu berwarna. dan membuat saya tersadar akan satu hal.

We should happy in every condition, cause happiness doesnt come from outside, it comes from inside, our mind. :)











Hope tomorrow would be another roller coaster day.

Good night every body :)

Selasa, 01 Februari 2011

Jejak- jejak Negri Sakura

Aku selalu menganggap jakarta adalah kota mewah,metropolis,megah, tapi juga beracun. Dalam pandanganku yang sederhana, mobil-mobil mengkilap yang berlarian di jalan, gedug gedung tinggi di pesisiran jalan adlah suatu keindahan tapi juga pengrusakan. aku suka sekali jakarta di kala malam, lampunya yg terang benderang mengibaratkan bintang bertaburan di daratan tapi juga kadang membuatku kangen, dengan suara jangkrik yang tergantikan deru kendaraan, menggantikan langit yg megah dengan bintang bintang cantik. 

Aku sadar, Aku lebih mencintai rumahku yang hijau, penuh dengan padang rumput yang segar dan bau lumpur yang menenangkan. Aku lebih mencintai rumahku dimana udara bersih itu gratis, air bersih itu gratis, kicauan burung bukan dari suara MP3 atau MP4, bintang bintang terlihat jelas ketika malam, walau tanpa lampu lampu indah di sepanjang jalan, tempat yang tak pernah membuatku bosan, berulang kali aku datng dan pergi pun takan pernah bosan. Aku cinta bumi ku.

Aku selalu menanggap negri diluar sana itu mewah,megah,cool,keren dan WOOWW!!, tapi nyatanya kemanapun aku pergi aku hanya merindukan rumah. sejengkalpun aku tidak dapat menyangkal bahwa rumah adalah tempat terbaik yang aku miliki.

Daratan hijau di ujung Jakarta - Bekasi.


Ku baca lagi diary ku waktu SMA. Ah, aku rindu rumah. 3 tahun itu lama juga ya?selama SMA aku tinggal sendiri,jauh dr rumah. Entahlah, sengaja di sekolahkan jauh. Biar mandiri kata bapak. Oh yah,tentu aku lebih mandiri dr teman2 seusia ku. Masa begitu cepat bergerak, meninggalkan semua kenangan di sana. ya, ada sebuah kenangan disana. Kenangan yang masih ku harapkan hingga saat ini.

***

February,8th.
Musim dingin di sini. Uap dingin slalu keluar saat berbicara. Hemm. .aku merapatkan kembali jaket super tebal ku, sekali lagi, aah aku rindu rumah. Terbayang selayang ingatan masa lalu. Tentang tentara-tentara itu. Tentang seseorang yang mengantarku hingga ke negeri sakura.Dia seorang tentara. Ahh, entah bagaimana kisah ini dimulai, semua terjadi begitu saja. Seperti jatuh cinta, yang terjadi tiba-tiba. Ia menyelinap masuk melalui celah-celah hati, dalam diam ia mulai menjajah dan menguasai hati, seketika. Ya, begitulah cara kerja cinta mendiami hati setiap insan.

Hari itu,16 Maret 2009. Aku sedang mengantarkan transkrip nilai dan dokumen-dokumen untuk mendaftar beasiswa ke Jepang. ini adalah impian ku sejak smp, kuliah di jepang. Kakek ku dulu seorang tentara cabutan dari sipil saat penjajahan jepang, Beliau adalah salah satu tentara terbaik kala itu, sehingga beliau mendapat kesempatan untuk pergi ke sana.Masa pendidikan satu tahun, membuat kakek paham betul keadaan disana. Setelah pendidikan selesai, dia dikembalikan ke Nusantara. Dan tidak lama setelah itu, Bom atom meledak di Hirosima dan Nagasaki. Syukurlah, kakek sudah dipulangkan.



 

Surat Cinta Untuk Bunga

Aku ingin selalu menjadi yang terdepan untuk mendukungmu dan aku sangat bahagia saat kau mengatakan kau mencintaiku. Aku memang berhenti merokok karena janjiku padamu. Aku memang berhenti minum agar kau tidak lagi menangis. Aku berubah dari berandalan menjadi orang baik agar aku pantas bersamamu, karena selalu seperti ucapan mu “wanita yang baik akan mendapatkanyang baik juga. Tentu saja karena kau adalah wanita yang begitu baik. Maafkan aku berbohong pada mu karena aku kau menjauhi ku, karena aku begitu cemburu melihat banyak pria baik yang terus mendekati mu. Aku terlalu takut tidak cukup baik untuk mu. Aku  takut tidak  bisa membimbingmu ke jalan yang benar. Aku takut kau tidak cukup bahagia bersama ku karena segala kekurangan ku.

Setelah beberapa waktu, aku menemukan wanita lain yang juga baik, tapi tetap saja, kau yang terbaik. Selalu tahu apa yang ku butuhkan, selalu tahu keadaan ku, kau selalu datang tepat waktu. Dan kau mencintaiku apa adanya, mencintai keluargaku apa adanya. Kau begitu baik. Akan kah aku menemukan lagi yang seperti mu?? Ku rasa, tidak. Tidak ada lagi yang seperti mu. Meskipun kau begitu rapuh, sering sakit dan kau sangat polos. Lucu sekali karena kau selalu tersesat saat pergi ke suatu tempat. Ahh dan mungkin kau juga tersesat hingga kau menemukanku. Seperti yang selalu ku katakan, tidak ada yang kebetulan. Karena semua peristiwa adalah takdir.

Sudahkah aku bercerita pada mu? Tentang teman-teman ku yang dulu mencintaimu? Aku adalah tempat sampah mereka saat bercerita tentang mu. Setiap kali mereka cerita, rasanya membuat ku sakit. Tapi aku memberanikan diri bertanya kantor pos padamu, meskipun aku tahu tempat yang sebenarnya. Tapi melihatm u menjawab semua pertanyaanku dengan mimik mu  dan suara mu yang lucu itu. Membuatku jatuh cinta lebih dalam lagi.

Selama kita bersama. Aku menemukan banyak sekali kekuranganmu bunga. Tapi tentu saja, kekuranganmu masih bisa ku terima. Tepatnya, aku menerima mu apa adanya. Tapi entah kenapa kau tak pernah melihat kekuranganku. Kau selalu memujiku, mendukungku dan kau membantu mengurusi urusan ku dengan baik. Aku tak pernah meminta mu melakukan nya untuk ku. Ahhh, kau memang baik, atau kau memang terlalu baik. Karenanya, aku tak pernah bisa marah pada mu. Seperti yang kau tahu bunga ku, aku ini sangat cuek, aku tidak akan menunjukan kecemburuan ku, aku tidak akan melarang mu berteman dengan laki-laki lain. Karena aku percaya, kau wanita yang baik dan setia. Sebenarnya aku cemburu. Aku sangat cemburu. Sempat kan ku bilang pada mu?Aku mengatakannya lewat bahasa ku bunga. Kurasa kau mengerti itu, karena kau selalu mengerti aku. Tentu saja bunga, kau selalu tepat dengan perasaanmu itu. Mungkin kau memang tulang rusuk ku. Ku mohon jangan ragu dengan hati mu.

Tahun terakhir  kita di sekolah, kenapa kau  meminta putus dengan ku ? aku sangat terkejut dengan permintaan mu. Kau  membuatku patah hati. Ku pikir kau ingin selalu bersama ku. Tapi aku kembali lagi berpikir bunga, kau mungkin memang membutuhkan waktu tanpa ku. Kau mungkin membutuhkan waktu untuk mencari cinta sejati mu. Dan aku memang tak ingin mengekangmu. Aku juga ingin menghargai mu. Karena bagi ku, cinta bukanlah paksaan. Menjadi salah dan kotor ketika cinta ku membuatmu menderita. Aku sedih sekali bunga. Aku sangat sedih. Tapi aku tidak ingin menunjukkannya pada mu. Aku takut kau terluka. Akhirnya aku tahu bunga, aku tahu sekali perasaan mu. Aku tahu sekali kau ingin putus dengan ku karena cinta mu semakin besar untuk ku. Kau mencintai ku karena Nya. Kau tidak ingin melampaui Dia dengan cinta ku. Tapi kau begitu takut, kau takut salah. jangan takut bunga.kau memang harus melakukannya.
Aku menjadi hilang arah karena mu, aku tidak tahu tujuanku selanjutnya. Meskipun dalam hati, kau lah tujuan hidup ku. Selang beberapa waktu, aku tahu kau sedang dalam masalah. Kau sedang kacau. Tapi aku tak bisa membantu mu. Aku tak bisa melakukan apa-apa. Dan ku dengar kau didekati si anak rohis itu. Mungkin kau lebih membutuhkan dia daripada aku. Aku sedih sekali bunga. Baiklah, aku memutuskan jalan ku. Yaitu jalan, untuk tetap mencintaimu.

Waktu terus bergulir, aku akan menjadi marinir. Kau tahu itu? Mama ku yang meminta. Terhadap satu hal ini, aku tidak akan menolak permintaan ibu ku. Aku sangat menyayanginya. Seperti juga aku menyayangi mu. Bunga, doakan aku selalu.

Kau kejutan terbaik saat masa pendidikan. Melihat  mu ditengah keakraban keluarga ku menjadi sesuatu yang sangat berharga. Dan kita bisa foto berdua. Aku memajang foto mu di tempat tidur ku. Haha ini sangat rahasia. Tidak akan sampai ke telinga mu. Karena aku membungkam semua orang yang tahu. Yaaa walaupun aku sedikit ragu. Kau kan selalu tahu apa yang ku sembunyikan.

Aku sudah selesai pendidikan, kenapa kau tidak datang? Ini hari yang penting bagi ku. Aku ingin kau melihat ku berseragam saat pertama kali. Tapi kudengar kau sedang sibuk. Ohh aku senang mendengarnya. Akhirnya kau menggenggam jiwa mu juga. Bunga ku tumbuh lah dengan baik.

Kita lihat saja nanti yaa?maaf aku tidak bisa membalas sms mu setiap hari, kau begitu baik mengingatkan ku soal makan dan salat setiap hari. Juga begitu baik selalu mengomeli ku untuk makan nasi. Haha , aku selalu tertawa saat membayangkan mimik muka mu yang lucu itu. Seolah kau tak pernah marah pada ku. Hati mu sangat lembut, dan aku takut sekali akan menyakiti mu. Aku tidak ingin merepotkan mu lebih banyak lagi, aku ingin kau menghadapi hidup mu sendiri. Aku ingin kau menyosong masa depan mu. Meskipun jika bukan aku yang menjadi pendamping mu, aku akan sangat bahagia bila kau bahagia. Tentu saja. Dan  satu lagi permintaan ku. Tenang saja, jangan khawatirkan aku. Aku ini lelaki.

Pandanglah langit jika kau merindukan ku. Karena kita selalu berada di bawah langit yang sama.

Bunga, meski pun kita terpisah, percaya lah, bila Allah mengizinkan kita bertemu dan hidup bersama, aku akan datang pada waktu nya. Percayalah karena aku tak pernah berhenti berdoa untuk mu. Percaya lah pada ku, aku akan menjemputmu. Aku akan menjemput cinta tulus mu itu. Karena kau lah wanita ku.


Sejuta cinta untuk mu bunga
Aku mencintai mu karena Nya
Semoga Dia berkenan untuk menyatukan kita 
Bintang.

AMDAL

Apa yang dimaksud dengan AMDAL?

AMDAL merupakan singkatan dari Analisis Mengenai Dampak Lingkungan.

AMDAL merupakan kajian dampak besar dan penting terhadap lingkungan hidup, dibuat pada tahap perencanaan, dan digunakan untuk pengambilan keputusan.

Hal-hal yang dikaji dalam proses AMDAL: aspek fisik-kimia, ekologi, sosial-ekonomi, sosial-budaya, dan kesehatan masyarakat sebagai pelengkap studi kelayakan suatu rencana usaha dan/atau kegiatan.

AMDAL adalah kajian mengenai dampak besar dan penting untuk pengambilan keputusan suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan (Peraturan Pemerintah No. 27 tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan).

"...kajian dampak besar dan penting terhadap lingkungan hidup; dibuat pada tahap perencanaan..."

Agar pelaksanaan AMDAL berjalan efektif dan dapat mencapai sasaran yang diharapkan, pengawasannya dikaitkan dengan mekanisme perijinan. Peraturan pemerintah tentang AMDAL secara jelas menegaskan bahwa AMDAL adalah salah satu syarat perijinan, dimana para pengambil keputusan wajib mempertimbangkan hasil studi AMDAL sebelum memberikan ijin usaha/kegiatan. AMDAL digunakan untuk mengambil keputusan tentang penyelenggaraan/pemberian ijin usaha dan/atau kegiatan.

Dokumen AMDAL terdiri dari :

  • Dokumen Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan Hidup (KA-ANDAL)
  • Dokumen Analisis Dampak Lingkungan Hidup (ANDAL)
  • Dokumen Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup (RKL)
  • Dokumen Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RPL)

Tiga dokumen (ANDAL, RKL dan RPL) diajukan bersama-sama untuk dinilai oleh Komisi Penilai AMDAL. Hasil penilaian inilah yang menentukan apakah rencana usaha dan/atau kegiatan tersebut layak secara lingkungan atau tidak dan apakah perlu direkomendasikan untuk diberi ijin atau tidak.

Apa guna AMDAL?

  • Bahan bagi perencanaan pembangunan wilayah
  • Membantu proses pengambilan keputusan tentang kelayakan lingkungan hidup dari rencana usaha dan/atau kegiatan
  • Memberi masukan untuk penyusunan disain rinci teknis dari rencana usaha dan/atau kegiatan
  • Memberi masukan untuk penyusunan rencana pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup
  • Memberi informasi bagi masyarakat atas dampak yang ditimbulkan dari suatu rencana usaha dan atau kegiatan

"...memberikan alternatif solusi minimalisasi dampak negatif"

"...digunakan untuk mengambil keputusan tentang penyelenggaraan/pemberi ijin usaha dan/atau kegiatan"
Bagaimana prosedur AMDAL?

Prosedur AMDAL terdiri dari :

  • Proses penapisan (screening) wajib AMDAL
  • Proses pengumuman dan konsultasi masyarakat
  • Penyusunan dan penilaian KA-ANDAL (scoping)
  • Penyusunan dan penilaian ANDAL, RKL, dan RPL Proses penapisan atau kerap juga disebut proses seleksi kegiatan wajib AMDAL, yaitu menentukan apakah suatu rencana kegiatan wajib menyusun AMDAL atau tidak.

Proses pengumuman dan konsultasi masyarakat. Berdasarkan Keputusan Kepala BAPEDAL Nomor 08/2000, pemrakarsa wajib mengumumkan rencana kegiatannya selama waktu yang ditentukan dalam peraturan tersebut, menanggapi masukan yang diberikan, dan kemudian melakukan konsultasi kepada masyarakat terlebih dulu sebelum menyusun KA-ANDAL.

Proses penyusunan KA-ANDAL. Penyusunan KA-ANDAL adalah proses untuk menentukan lingkup permasalahan yang akan dikaji dalam studi ANDAL (proses pelingkupan).

Proses penilaian KA-ANDAL. Setelah selesai disusun, pemrakarsa mengajukan dokumen KA-ANDAL kepada Komisi Penilai AMDAL untuk dinilai. Berdasarkan peraturan, lama waktu maksimal untuk penilaian KA-ANDAL adalah 75 hari di luar waktu yang dibutuhkan oleh penyusun untuk memperbaiki/menyempurnakan kembali dokumennya.

Proses penyusunan ANDAL, RKL, dan RPL. Penyusunan ANDAL, RKL, dan RPL dilakukan dengan mengacu pada KA-ANDAL yang telah disepakati (hasil penilaian Komisi AMDAL).

Proses penilaian ANDAL, RKL, dan RPL. Setelah selesai disusun, pemrakarsa mengajukan dokumen ANDAL, RKL dan RPL kepada Komisi Penilai AMDAL untuk dinilai. Berdasarkan peraturan, lama waktu maksimal untuk penilaian ANDAL, RKL dan RPL adalah 75 hari di luar waktu yang dibutuhkan oleh penyusun untuk memperbaiki/menyempurnakan kembali dokumennya.

Siapa yang harus menyusun AMDAL?

Dokumen AMDAL harus disusun oleh pemrakarsa suatu rencana usaha dan/atau kegiatan.

Dalam penyusunan studi AMDAL, pemrakarsa dapat meminta jasa konsultan untuk menyusunkan dokumen AMDAL. Penyusun dokumen AMDAL harus telah memiliki sertifikat Penyusun AMDAL dan ahli di bidangnya. Ketentuan standar minimal cakupan materi penyusunan AMDAL diatur dalam Keputusan Kepala Bapedal Nomor 09/2000.

Siapa saja pihak yang terlibat dalam proses AMDAL?

Pihak-pihak yang terlibat dalam proses AMDAL adalah Komisi Penilai AMDAL, pemrakarsa, dan masyarakat yang berkepentingan.

Komisi Penilai AMDAL adalah komisi yang bertugas menilai dokumen AMDAL. Di tingkat pusat berkedudukan di Kementerian Lingkungan Hidup, di tingkat Propinsi berkedudukan di Bapedalda/lnstansi pengelola lingkungan hidup Propinsi, dan di tingkat Kabupaten/Kota berkedudukan di Bapedalda/lnstansi pengelola lingkungan hidup Kabupaten/Kota. Unsur pemerintah lainnya yang berkepentingan dan warga masyarakat yang terkena dampak diusahakan terwakili di dalam Komisi Penilai ini. Tata kerja dan komposisi keanggotaan Komisi Penilai AMDAL ini diatur dalam Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup, sementara anggota-anggota Komisi Penilai AMDAL di propinsi dan kabupaten/kota ditetapkan oleh Gubernur dan Bupati/Walikota.

Pemrakarsa adalah orang atau badan hukum yang bertanggungjawab atas suatu rencana usaha dan/atau kegiatan yang akan dilaksanakan.

Masyarakat yang berkepentingan adalah masyarakat yang terpengaruh atas segala bentuk keputusan dalam proses AMDAL berdasarkan alasan-alasan antara lain sebagai berikut: kedekatan jarak tinggal dengan rencana usaha dan/atau kegiatan, faktor pengaruh ekonomi, faktor pengaruh sosial budaya, perhatian pada lingkungan hidup, dan/atau faktor pengaruh nilai-nilai atau norma yang dipercaya. Masyarakat berkepentingan dalam proses AMDAL dapat dibedakan menjadi masyarakat terkena dampak, dan masyarakat pemerhati.

Apa yang dimaksud dengan UKL dan UPL ?

Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL) adalah upaya yang dilakukan dalam pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup oleh penanggung jawab dan atau kegiatan yang tidak wajib melakukan AMDAL (Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 86 tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup).

Kegiatan yang tidak wajib menyusun AMDAL tetap harus melaksanakan upaya pengelolaan lingkungan dan upaya pemantauan lingkungan.

Kewajiban UKL-UPL diberlakukan bagi kegiatan yang tidak diwajibkan menyusun AMDAL dan dampak kegiatan mudah dikelola dengan teknologi yang tersedia.

UKL-UPL merupakan perangkat pengelolaan lingkungan hidup untuk pengambilan keputusan dan dasar untuk menerbitkan ijin melakukan usaha dan atau kegiatan.

Proses dan prosedur UKL-UPL tidak dilakukan seperti AMDAL tetapi dengan menggunakan formulir isian yang berisi :

  • Identitas pemrakarsa
  • Rencana Usaha dan/atau kegiatan
  • Dampak Lingkungan yang akan terjadi
  • Program pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup
  • Tanda tangan dan cap
Formulir Isian diajukan pemrakarsa kegiatan kepada :

  • Instansi yang bertanggungjawab di bidang pengelolaan lingkungan hidup Kabupaten/Kota untuk kegiatan yang berlokasi pada satu wilayah kabupaten/kota
  • Instansi yang bertanggungjawab di bidang pengelolaan lingkungan hidup Propinsi untuk kegiatan yang berlokasi lebih dari satu Kabupaten/Kota
  • Instansi yang bertanggungjawab di bidang pengelolaan lingkungan hidup dan pengendalian dampak lingkungan untuk kegiatan yang berlokasi lebih dari satu propinsi atau lintas batas negara


Apa kaitan AMDAL dengan dokumen/kajian lingkungan lainnya ?

AMDAL-UKL/UPL

Rencana kegiatan yang sudah ditetapkan wajib menyusun AMDAL tidak lagi diwajibkan menyusun UKL-UPL (lihat penapisan Keputusan Menteri LH 17/2001). UKL-UPL dikenakan bagi kegiatan yang telah diketahui teknologi dalam pengelolaan limbahnya.

AMDAL dan Audit Lingkungan Hidup Wajib

Bagi kegiatan yang telah berjalan dan belum memiliki dokumen pengelolaan lingkungan hidup (RKL-RPL) sehingga dalam operasionalnya menyalahi peraturan perundangan di bidang lingkungan hidup, maka kegiatan tersebut tidak bisa dikenakan kewajiban AMDAL, untuk kasus seperti ini kegiatan tersebut dikenakan Audit Lingkungan Hidup Wajib sesuai Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 30 tahun 2001 tentang Pedoman Pelaksanaan Audit Lingkungan yang Diwajibkan.

Audit Lingkungan Wajib merupakan dokumen lingkungan yang sifatnya spesifik, dimana kewajiban yang satu secara otomatis menghapuskan kewajiban lainnya kecuali terdapat kondisi-kondisi khusus yang aturan dan kebijakannya ditetapkan oleh Menteri Negara Lingkungan Hidup.

Kegiatan dan/atau usaha yang sudah berjalan yang kemudian diwajibkan menyusun Audit Lingkungan tidak membutuhkan AMDAL baru.

AMDAL dan Audit Lingkungan Hidup Sukarela

Kegiatan yang telah memiliki AMDAL dan dalam operasionalnya menghendaki untuk meningkatkan ketaatan dalam pengelolaan lingkungan hidup dapat melakukan audit lingkungan secara sukarela yang merupakan alat pengelolaan dan pemantauan yang bersifat internal. Pelaksanaan Audit Lingkungan tersebut dapat mengacu pada Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 42 tahun 1994 tentang Panduan umum pelaksanaan Audit Lingkungan.

Penerapan perangkat pengelolaan lingkungan sukarela bagi kegiatan-kegiatan yang wajib AMDAL tidak secara otomatis membebaskan pemrakarsa dari kewajiban penyusunan dokumen AMDAL. Walau demikian dokumen-dokumen sukarela ini sangat didorong untuk disusun oleh pemrakarsa karena sifatnya akan sangat membantu efektifitas pelaksanaan pengelolaan lingkungan sekaligus dapat "memperbaiki" ketidaksempurnaan yang ada dalam dokumen AMDAL.

Dokumen lingkungan yang bersifat sukarela ini sangat bermacam-macam dan sangat berguna bagi pemrakarsa, termasuk dalam melancarkan hubungan perdagangan dengan luar negeri. Dokumen-dokumen tersebut antara lain adalah Audit Lingkungan Sukarela, dokumen-dokumen yang diatur dalam ISO 14000, dokumen-dokumen yang dipromosikan penyusunannya oleh asosiasi-asosiasi industri/bisnis, dan lainnya.