Kamis, 04 November 2010

Seperti Padi

Sekedar renungan diri untuk memperbaiki hati. Kuliah di kampus ini sebenarnya bukan tujuan saya, tapi kepasrahan pada ketentuanNya. saya adalah seorang analis kimia, dan sekarang ambil kuliah di Poltekkes Kementerian Kesehatan Jakarta II prodi analisa Farmasi dan Makanan. Semua ilmu-ilmu yang saya pelajari di sini tidak banyak berbeda dengan basic saya sebagai lulusan sekolah analis kimia unggulan di bogor.Ilmu-ilmu yang sudah saya pelajari terkadang lupa dan harus diulang kembali, tapi mudah saja bagi saya untuk memahami ilmu-ilmu yang dipelajarii dikampus. yang paling sulit adalah menempatkan diri diantara teman-teman yang kebanyakan lulusan SMA. Seringkali teman-teman saya merasa iri dengan nilai bagus yang saya peroleh, hey guys, i m not smart, i just had take it long time before you. kondisi ini seringkali membuat saya risih, mungkin karena saya sering bilang "gue belum belajar nih, hari ini kita kuis apa ya?". itu adalah pertanyaan yang semata-mata menanyakan keadaan sesungguhnya tanpa mau menyombongkan diri bila pada akhirnya nilai saya lebih bagus daripada mereka. hummmph. Heyyyy,,am i wrong with this??ah..mungkin bahasa saya kurang lembut. ini pelajaran mengatur lidah.alhamdulillah

 Belakangan ini saya jadi lebih banyak merenung dan menjauhkan diri, merasa seperti arogan dan sombong, ditambah lagi menjadi seorang senator. pekerjaan yang tidak mudah. sulit sekali mengatur ritme kuliah saya dengan teman-teman lain dan akhirnya lebih banyak terlalaikan. saya mengalami kesulitan dalam sosialitas. well, tapi hal ini harus segera berakhir dan saatnya menunjukan eksistensi diri. lebih rendah hati, lebih banyak mengkaji, lebih banyak diam, lebih banyak bersyukur tapi juga lebih banyak aksi. :)

Merunduk seperti padi. semakin berisi, semakin rendah hati. karena semakin banyak pengetahuan yang kita miliki, semakin banyak ilmu Allah yang belum kita ketahui. Dengan ilmu, pandanglah kebesaran Nya, dengan ilmu tunduklah di hadapan Nya. So guys,ga ada lagi kata malas dengan pelajaran ini,malas denga hafalan ini, jika dengan kewajiban kita saja malas, mungkin saja Allah juga malas untuk memberikan nikmat kepada kita. SEMANGATTTTT!!!!!!

Ya Rabbi, aku sedang menanti atas jawaban Mu. Kenapa kau menempatkan ku di tempat ini. sebagian adalah usaha ku,tetapi aku ingin tahu maksud baik Mu. Tunjukanlah yang benar itu benar dan yang salah itu salah. bantu aku menjalani titah Mu.amiin.

Merunduklah Seperti Padi


Jakarta,4 November
Ditengah kejenuhan hafalan farmakologi UTS semester 3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar