Penelitian ini diajukan untuk mengikuti Lomba Karya Tulis Kesehatan Islam Jilid II BPPSDMKes Kementrian Kesehatan,Politeknik Kesehatan Jakarta dan UIN Syarif Hidayatullah.
Oleh : Yeti Putri Utami,Amelia Israharni,Rahmawati Alusia
Latar Belakang. Bekam atau hijamah belakangan ini menjadi begitu populer dikalangan peneliti barat sebagai peralihan untuk mencari metode pengobatan yang lebih baik dari pada pengobatan medis modern. Namun penelitian efek samping dari bekam itu sendiri belum dikemukakan secara luas oleh pakarnya. Bekam merupakan salah satu pengobatan tradisional atau lebih populer dikenal sebagai pengobatan alternatif. Efek samping dari pengobatan alternatif pun masih menjadi perdebatan di kalangan para ahli kedokteran. Mengingat alasan tersebut di atas dan masih sedikit sekali masyarakat yang mengenal dan mengetahui pengobatan bekam beserta efek sampingnya, maka penulis mengambil judul “Analisa Efek samping Bekam Basah Sebagai Pengobatan Alternatif” agar dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan masyarakat untuk memilih pengobatan berdasarkan efek sampingnya.Tujuan. Untuk mengetahui apakah terdapat efeksamping pada pengobatan bekam terhadap kesehatan dan untuk mengetahui perbedaan tingkat efek positif dan efek negatifatauefek samping dari bekam basah sebagai bahan pertimbangan untuk masyarakat dalam memilih metode pengobatan.Metode. Uji kuisioner terhadap pasien dan interview terhadap terapis yang berpengalaman di bidang bekam. Analisis data secara statistik menggunakan program SPSS 11.0 for Windows Release 11.5 dengan metode regresi sederhana.Hasil dan Pembahasan. Hasil analisa menunjukan tidak terdapatnya efeksamping pada pengobatan bekam basah dan adanya perbedaan tingkat efek positif lebih tinggi dari efek negatif dilihat berdasarkan kemampuan penyembuhan terapi bekam terhadap pasien.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar